DIJAJAH OLEH NEGERI ASAP
OLEH: MOHAMMAD IRSYAD



Indonesia Negara tanpa masalah bagaikan makanan tanpa garam itulah biasa yang terdengar ditelinga masyarakat indonesia saat ini. mulai permasalahan politik yang memanas, perekonomian yang setiap hari terus menerus melemah dan saat ini permasalahan kembali dan kembali terulang, kalau tidak kebakaran pemukiman penduduk kini berpindah ke hutan. Sudah sebulan terkahir Indonesia kembali menangis, bukan karena musibah di mina bukan juga permasalahan meninggalnya aktifis tambang di lumajang tidak juga tragedi hilang kontaknya pesawat dan tragedy jatuhnya helicopter  tapi kali ini Indonesia menangis karena kebakaran hutan yang sudah diambang garis BERBAHAYA. Puluhan hektar hutan yang ditumbuhi beberapa pepohonan terlihat hangus terbakar tidak tersisa sedikitpun.
Sejak musim kemarau di wilayah Kalimantan Selatan, riau dan jambi dalam sebulan  terakhir, kekeringan dan kebakaran hutan melanda beberapa wilayah ini. Puluhan hektar hutan yang sebagian besar ditumbuhi kayu galam hangus terbakar. Menurut pendapat warga sekitar, kebakaran hutan diwilayah itu, hampir terjadi setiap tahun saat musim kemarau. Warga tidak dapat berbuat banyak, selain hanya berjaga-jaga agar kebakaran tidak meluas hingga kepemukiman penduduk. Warga juga menyesalkan belum adanya upaya pemerintah untuk membantu mengatasi musibah kebakaran yang setiap tahunnya terjadi. Padahal, dampak dari kebakaran tersebut sangat dirasakan masyarakat seperti munculnya penyakit infeksi saluran pernapasan atau ispa. Serta batuk terutama dialami oleh anak-anak dan balita.
Kebakaran hutan sekarangpun sudah dicekam oleh Negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.  Tidak main main mereka akan menindak lanjuti kemeja hijau kalau tidak ada tindakan dari pemerintah Indonesia. Mendengar hal itu pemerintah Indonesia lansung terjun langsung mengatasi kebakaran hutan yang saat ini penyebabnya belum ditemukan, tapi untuk sementara penyebabya adalah tangan tangan nakal yang tidak bertanggung jawab yang hanya memanfaatkan keuntungan pribadinya dan tidak melihat dampak dari kejadian tersebut.

Upaya pemerintah tidak main main dalam mengatasi musibah tersebut tidak tanggung tanggung Empat belas helikopter menjatuhkan bom air di beberapa titik api beberapa lokasi "hotspot" di Kalimantan. Selain itu juga digunakan campuran bahan kimia yang ditembakkan ke awan untuk memancing turunnya hujan, Tapi hal itu tidak dapat meredam sedikitpun api yang sudah terlanjur besar.
Indonesiaa saat ini bagaikan telah dijajah oleh asap. Bukan lagi Negara belanda, bukan juga Negara jepang yang menjajah tetapi Indonesia dijajah oleh asap, dimana asap telah menguasai beberapa kota di Kalimantan dan beberapa kota di riau dan jambi. Sampai sudah banyak korban yang meninggal terutama anak-anak dan banyak juga yang terganggu pernafasan. bencana asap kini kembali terjadi yang sebelumnya sudah terjadi sejak tahun 1982an kembali terjadi di tahun 2015. Seperti kejadian berulang ulang kali terjadi dan tidak ada antisipasinya. Pastinya akan timbul pertanyaaan salah siapa ini? Menanggapi permasaalahan itu tentu kita bersama sama menelusuri permasalahan. Dibalik hal itu banyak yang perlu dibenahi mulai dari perijinan dan pengelolaan lahan. Banyak pengusaha yang kurang memperhatikan hal itu. Pengusaha yang berijin tentu akan mengikuti prosedur yang seharusnya di atur oleh UU. Tapi sebaliknya perusaahaan yang ilegal tentu menfaatkan hal itu pembakaran hutanpun menjadi pilihan untuk mendapatkan lahan yang luas dan pembiayaan yang murah. Didalam UU pasal 50 mengatakan apabila membakar hutan dengan sengaja akan diancam dengan pidana  penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 milyar.  Tidak main-main dampak dari kebakaran hutan akan mengakibatkan gangguan kesehatan, produksi kayu menurun, dan kegiatan transportasi terhambat, Lalu pariwsata Indonesia menurun, biaya pemadaman mahal, dan hubungan dengan Negara tetangga renggang.
Bagaimanakah kita seharusnya?
Apa yang harus kita lakukan?
Diamkah?
hanya Komentar?
Ataukah hanya saling menyalahkan?
Itu semua tidak ada gunanya…

Sekarang pemerintah harus ambil tegas dalam menghukum pelaku dan perijinan dan tata kelola lahan diperketat. Dan tangkap para penjabat yang ikut main mata dengan pihak-pihak yang cuman mencari keuntungan tanpa melihat fungsi hutan. Jangan malu-malu untuk Meminta bantuan ke Negara tentangga kita untuk mengatasi jajahan oleh asap. Jadi marilah bersama sama mengatasi jangan hanya mengeluh apalgi sampai saling menyalahkan sekarang Tindakan sangat diperlukan bukan hanya komentar tapi tindakan. #Save Indonesia Dijajah Oleh Asap

0 komentar:

Post a Comment

 
Suara Madura © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top