TENTARA JANTUNG INDONESIA
Oleh: Anna Rustina*
Tentara
Nasional Indonesia (TNI) lahir dalam proses perjuangan bangsa Indonesia demi
mempertahankan kemerdekaan dari ancaman para penjajah Belanda yang masih
berambisi menaklukan negara ini. Tentara Nasional Indoonesia (TNI) terus
bertempur dan berjuang menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Semua
itu demi rakyat Indonesia terbebas dari ketertindasan yang dilakukan oleh penjajah
tidak bertanggungjawab.
TNI
berhasil mewujudkan dirinya sebagai tentara rakyat, tentara revolusi, dan
tentara nasional. TNI selalu berusaha melindungi rakyat Indonesia dari berbagai
ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri. Perjuangan TNI (Tentara
Nasional Indonesia) tidak semudah membalikan telapak tangan, mulai dari adanya
pemberontakan PKI di Madiun serta Darul Islam (DI) di Jawa Barat yang dapat
mengancam integritas nasional. Sampai, harus dua kali menghadapi adanya Agresi
Militer Belanda yang memiliki senjata lebih canggih dari Indonesia. Tanpa
adanya rasa takut mati dan menyerah, TNI
terus berjuang membela bangsa tercinta, demi membebaskan negara
Indonesia dari ancaman.
Dari
dahulu sampai sekarang, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berjuang menjaga keutuhan, kesatuan dan
keamanan bangsa ini. Bukan karena rasa keterpaksaan, semua itu berasal dari
panggilan hati nurani mereka dengan niat yang tulus untuk menjaga tanah air.
Mereka tetap menjaga sumpah yang telah mereka ucapakan ketika menjadi anggota TNI.
Sumpah
Prajurit untuk tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sumpah
untuk tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan. Sumpah taat
kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan. Sumpahmenjalankan
segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada tentara dan negara
republik indonesia. Serta sumpah menjaga segala rahasia tentara
sekeras-kerasnya. Sumpahtersebut harus tetap terpegang teguh dalamhati dan jiwa
TNI.
Berdasarkan
Peran, Fungsi dan Tugas TNI sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004.
TNI senantiasa berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan terhadap kedaulatan,
keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Selalu melakukan tindakan terhadap
setiap bentuk ancamandan memulihkan kondisi keamanan negara yang terganggu
akibat kekacauan keamanan. Sehingga, dapat melindungi segenap bangsa Indonesia dari
ancaman serta gangguan terhadap keutuhan yang mengancam bangsa dan negara.
Banyaknya
tanggungjawab yang diemban oleh TNI, tidak membuat mereka menyalahgunakan hal
tersebut. Selain mengabdi kepada Negara Indonesia, TNI juga memberikan
pengabdiannya kepada masyarakat di bangsa ini. Mulaidari hal yang terkecil
namun memiliki makna kemanusiaan yang besar. Misalnya, ketika anggota TNI
melihat wanita atau ibu hamil sedang berdiri berada di dalam kendaraan umum
yang sama dengannya, maka dia akan merelakan tempat duduk yang ditampatinya
untuk diberikan kepada mereka. Bukan hanya itu saja, ketika terjadi bencana
alam di suatu daerah, anggota TNI selalu membantu warga untuk gotong royong
menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kegiatan-kegitan
sosial lainnya juga sering dilakukan oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia).
Seperti yang baru ini dilakukan oleh para TNI (Tentara Nasional Indonesia)
tanggal 2 oktober 2015, dalam rangka HUT TNI ke-70 Kodim 0619 daerah Purwakarta
mengadakan Bhakti sosial operasi katarak di
rumah sakit Gunung Putri Purwakarta. Bukan hanya di daerah Purwakarta,
TNI (Tentara Nasional Indonesia) Kodim 0710 Pekalongan juga melakukan penanaman
hutang mangrove bersama masyarakat tanggal 26 september yang lalu, di daerah
pantai Utara Kota Pekalongan.Kegiatan sosial seperti itu menjadi agenda rutin
yang setiap saat anggota TNI lakukan di
berbagai daerah untuk menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat Indoensia.
Peran
TNI (Tentara Nasional Indonesia) bukan hanya di daerah Purwakarta dan
Pekalongan saja, namun di Madura TNI memiliki peran yang sangat berarti. TNI
Angkatan Laut memiliki peran menjaga wilayah laut selat Madura agar terhindar
dari kapal penyelundup. Bukan hanya itu saja, TNI dapat menjaga keutuhan serta
keindahan wilayah laut Madura agar tidak ada nelayan yang tidak
bertanggungjawab menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan.Ketika Sampang
dilanda banjir, banyak anggota TNI yang membantu membersihkan jalan raya dari
lumpur. Mereka juga membantu membuat makanan untuk para pengungsi korban
banjir.Komando Distrik Militer (Kodim) 0829/Bangkalan juga mencanangkan
penanaman pohon mangrove demi memperingati HUT TNI yang ke-70 pada tnggal 5
oktober 2015 ini.
Secara tidak langsung, peran TNI di Indonesia
sangat luas dan banyak. Dari hal yang berhubungan dengan hati nurani sampai
dengan kekuatan fisik mereka. TNI seakan sudah menjadi jantung dari negara
Indonesia. Tidak dapat terbayangkan, jika TNI (Tentara Nasional Indonesia tidak
dilahirkan sejak zaman penjajahan. Maka, Indonesia tidak dapat menjaga
pertahanan dan keamanan negara ini. Mungkin juga, tidak akan ada kekuatan hati
demi mengabdikan seluruh hidupnya untuk negara tercinta ini yaitu Indonesia.
Seperti makna jantung sebagai alat utama manusia untuk hidup, ketika hal
tersebut tidak dimiliki, maka kesempatan untuk bertahan hidup sangatlah sulit.
Seperti halnya Indonesia ketika tidak memiliki TNI (Tentara Nasioanl Indonesia)
maka tidak akan bertahan hidup dan akan terus ada dalam masa penjajahan karena
tidak ada yang melindungi keamanan dan pertahanan negara ini.
Dalam
rangka HUT TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang ke-70, memberikan harapan baru
agar TNI dapat bekerja dengan semaksimal mungkin lagi. Meskipun, TNI telah
berusaha mengabdi demi nagara ini, tetapi masih saja ada permasalahan keutuhan,
kesatuan dan keamanan negara Indonesia.
Masih banyaknya penyelundupan melalui perairan yang merajalela dan juga
mengancam perekonomian di Indonesia. Menjadi sedikit coretan merah mewarnai
kinerja dari TNI. Oleh karena itu, catatan suram ini harus digantikan dengan
catatan prestasi. TNI juga harus semakin memperketat pertahanan Indonesia
terutama di daerah perairan yang senantiasa masih dijadikan jalur utama
perdagangan. Semoga TNI Indonesia semakin berjaya dan tetap memegang sumpah
mereka. AMIN!
*Penulis adalah Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura asal Jl. Kenanga No. 06 Sampang, Madura.

0 komentar:
Post a Comment