PAHLAWAN DEVISA KOK MENDERITA



Tenaga Kerja Indonesia atau TKI merupakan sebutan bagi warga negara indonesia yang bekerja di luar negeri. Mereka berkerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Di indonesia TKIatau tenaga kerja diluar negeri sering disebut sebagai pahlawan devisa. Mengapa disebut pahlawan devisa? pertama kita harus ketahui bahwa devisa negara atau pendapatan negara hanya bisa didapat dari pertukaran uang asing ke dalam rupiah.  Dari pertukaran uang tersebut rupiah sedang dibeli dengan uang asing.  Pertukaran mata uang dari mata uang asing ke rupiah ini disebut kurs, yaitu proses membeli rupiah dengan mata uang asing.
Dengan seringnya para TKI membeli rupiah dengan mata uang asing yang mereka peroleh dari negara lain maka nilai rupiah akan naik dan menguat. Jadi, semakin banyak penghasilan yang dibawa oleh para TKI kembali ke tanah air, maka akan semakin besar pula konstribusi mereka terhadap pertubuhan devisa negara. Bila devisa negara meningkat maka akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi bangsa indonesia. Hal ini yang membuat para Tenaga Kerja Indonesia menyandang gelar sebagai pahlawan devisa. Akan tetapi pada kenyatannya menjadi TKI harus siap menerima resiko yang tinggi, sebab hampir semua TKI menerima kekerasan, pemerkosaan, penindasan, pelecehan, penganiyaan yang dilakukan oleh majikan.Dengan kata lain mereka berjuang antara hidup dan mati.
Bagi sebagian masyarakat ekonomi menengah ke bawah menjadi TKI adalah pekerjaan yang menggiurkan.Kontribusi yang mereka berikan bagi pemerintah sangat berperan penting dalam pembangunan bangsa Indonesia juga sebagai salah satu sumber pendapatan negara, disamping itu mereka adalah tulang punggung bagi keluarganya. Namun kenyataannya saat ini sungguh ironi, julukan sebagai “Pahlawan Devisa” ternyata tidak sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Mereka mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari tempat mereka bekerja. Sekecil apapun perjuangan mereka dalam membantu mendatangkan devisa negara, mereka tetap pantas disebut sebagai pahlawan devisa. Ibarat air di atas daun talas, sedikit saja goyang makan akan tumpah dan jatuh, hidup di negeri orang harus ekstra hati-hati.
 Prinsip negara kita “ Tidak seorangpun boleh diperbudak, diperulur, atau diperhamba : perbudakan, perdagangan budak dan perhambaan serta segala perbuatan berupa apapun yang dilarang untuk dilakukan” (Soepomo, 2003:8 ). Juga diperkuat dengan apa yang telah diatur pada Pasal 20 ayat (1) UU No. 39 Tahun 1999 yaitu tentang Hak Asasi Manusia, bahwa “ Tidak seorangpun boleh diperbudak atau diperhamba ”. Dari penggalan kalimat-kalimat tersebut di terangkan bahwa tidak seorangpun boleh diperbudak. Akan tetapi TKI justru sering mendapatkan diskriminatif dari tempat mereka bekerja, seperti bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang diperlakukan semena-mena tanpa memperdulikan Hak Asasi Manusia lagi sehingga banyak sekali pekerja dari Indonesia mendapatkan kasus kekerasan yang saat ini sering kita jumpai dan kita dengar, baik dari media online maupun media cetak.
Contoh dari beberapa kasus yang telah dialami Tenaga Kerja Indonesia seperti disiksa bahkan tak jarang pulang dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Kasus seperti ini sering dialami oleh para TKI bahkan berkali-kali.Bisa saja masih banyak kasus yang terjadi diluar sana pada TKI yang belum diketahui publik dan terekspos media. Kurangnya peran pemerintah dalam melindungi Tenaga Kerja Indonesia ini menyebabkan banyak sekali kasus-kasus yang di alami mereka. Seakan-akan pemerintah kurang memperdulikan mereka yang bekerja diluar negeri padahal jika kita lihat para TKI sangat membantu perekonomian indonesia dengan membayar Pajak (Devisa) sebagai Pekerja di luar negeri.Dengan keadaan yang demikian menghawatirkan, hebatnya pemerintah masih mengatakan bahwa para TKI merupakan pahlawan devisa akan tetapi masih kurang layak memperlakukan pahlawan devisa tersebut sebagai mana mestinya dengan hak – hak asasi manusianya jika mereka mengalami kendala atau perbudakan dan kekerasan juga sebagainya. Artinya pemerintah masih sedikit banyak menutup mata dan telinga mereka pada penderitaan para TKI kita diluar negeri. Memang devisa yang dihasilkan oleh TKI mencapai triliyunan per tahun, akan tetapi apakah demi uang yang sebesar itu kita membiarkan warga kita disiksa bahkan tidak digaji di luar negeri.
Agar para pahlawan devisa ini dapat hidup dan bekerja dengan aman. Sebaiknya  pemerintah hendaknya selalu memantau para TKI agar kekerasan pada TKI tidak terulang lagi juga pemerintah harus benar-benar bekerja sama dengan tempat TKI itu bekerja. Untuk itu sebaiknya pemerintah membalas kebaikan mereka dengan membuatkan asuransi TKI yang berfungsi sebagai asuransi jiwa untuk menjamin kehidupan dimasa tua, selain itu pemerintah mulai membuat undang-undang perlindungan untuk TKI agar jika nanti terjadi kasus kekerasan terhadap tenaga kerja indonesia dapat menerima hukuman yang setimpal dengan apa yang telah diperbuat oleh majikan.
Kita sebagai generasi penerus bangsa menuntut agar pemerintah dapat meningkatkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga indonesia sehingga dapat menurunkan angka TKI yang bekerja di Luar Negeri serta dapat mencegah terjadinya penganiyaan, kekerasan, pelecehan dan sebagainya yang dapat merugikan TKI tersebut(*)

(*)Fahrun Nisa’
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura


2 komentar:

  1. ,,.,KISAH NYATA ,
    Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
    Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yng saya punya, akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta , saya stress dan hamper bunuh diri anak saya 2 orng masih sekolah di smp dan sma, istri saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anakanaknya ditengah tagihan utang yg menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya, dulu katanya dia juga seperti saya stelah bergabung dengan KI JAMBRONG hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir dan melihat langsung hasilnya, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KI JAMBRONG di No 0853-1712-1219. Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya, akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih KI JAMBRONG saya tidak akan melupakan jasa AKI. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH SILAHKAN HUB KI JAMBRONG DI 0853-1712-1219. (TANPA TUMBAL/AMAN).

    ReplyDelete
  2. ASSALAMU ALAIKUM.WR.WB..SAYA IBU NIA DI MALAYSIA, SAYA TERMASUK ORANG YANG GEMAR BERMAIN TOGEL,SETELAH SEKIAN LAMANYA SAYA BERMAIN TOGEL AKHIRNYA SAYA MENEMUKAN NOMOR SEORANG PERAMAL TOGEL YANG TERKENAL KEAHLIANNYA DI SELURUH DUNIA,NAMANYA (AKI SUNAN KALIJAYA).
    DAN SAYA BENAR BENAR TIDAK PERCAYA DAN HAMPIR PINSANG KARNA KEMARIN ANGKA GHOIB YANG DIBERIKAN OLEH AKI SUNAN 4D DI PUTARAN MAGNUM TERNYATA BETUL-BETUL TEMBUS. PADAHAL,AWALNYA SAYA CUMA COBA COBA MENELPON DAN SAYA MEMBERITAHUKAN SEMUA KELUHAN SAYA KEPADA AKI SUNAN,,DISITULAH ALHAMDULILLAH AKI SUNAN TELAH MEMBERIKAN SAYA SOLUSI YANG SANGAT TEPAT DAN DIA MEMBERIKAN ANGKA YANG BEGITU TEPAT..,MULANYA SAYA RAGU TAPI DENGAN PENUH SEMANGAT ANGKA YANG DIBERIKAN AKI SUNAN ITU SAYA PASANG DAN SYUKUR ALHAMDULILLAH BERHASIL SAYA JACKPOT DAPAT 550.JUTA,DAN BETAPA BAHAGIANYA SAYA BERSUJUD-SUJUD SAMBIL BERKATA ALLAHU AKBAR…..ALLAHU AKBAR….ALLAHU AKBAR….SEKALI LAGI MAKASIH BANYAK YAA AKI,SAYA TIDAK AKAN LUPA BANTUAN DAN BUDI BAIK AKI SUNAN…,
    BAGI ANDA SAUDARAH-SAUDARAH YANG INGIN MERUBAH NASIB SEPERTI SAYA TERUTAMA YANG PUNYA HUTANG SUDAH LAMA BELUM TERLUNASI SILAHKAN HUBUNGI AKI SUNAN KALIJAYA DI NOMOR HP: 085_242_421_477

    ReplyDelete

 
Suara Madura © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top