Dangdut vs Ekonomi Atas
Oleh: winda puspita
Berbicara musik dangdut yang ada
dalam fikiran kita adalah musik yang di gemari oleh masyarakat kelas bawah .
terutama masyarakat yang ada didalam kampung-kampung karena menurut mereka
dangdut adalah hiburan yang merakyat dan murah meriah, kita bisa menonton tanpa
di pungut biaya tak jarang musik dangdut
di katakan sebagai musik kelas ekonomi bawah . tapi pada saat ini tidak hanya
kelas bawah yang menggemari musik dangdut tapi masyarakat kelas atas juga banyak yang menyukainya karena musik dangdut
menyuguhkan syair dan suara musik yang membuat siapa yang mendengar ingin
bergoyang. Tapi bagaimana untuk menghilangkan ucapan kalau musik dangdut adalah
hiburan kelas bawah,memang benar karena orkes dangdut adalah hiburan wajib yang
di tonton oleh masyarakat desa. Tapi bukan berarti kalau kita mendengarkan
musik dangdut itu enak.kita Cuma butuh merubah mainset orang-orang agar
kegemaran bermusik tidak harus sesuai dengan strata yang kita tempati. Ada juga orang yang menyukainya.musik
dangdut untuk semua orang bukan untuk orang memiliki strata bawah. Dangdut juga
memiliki penikmat sendiri-sendiri walau dangdut sangat populer di
kampung-kampung tetapi tak hanya orang yang memiliki pendapat rendah saja yang
yang di katakan sebagai pecinta dangdut, siapa saja berhak menyukai sdan tidak
tapi karena itu sudah melekat pada diri orang berpendapat rendah mereka tidak
bisa mengelaknya, di kampung-kampung masih banyak orang yang memiliki
pendapatan cukup, tidak ada yang kaya raya
dan tidak ada yang sampai mati kelaparan menurut mereka itu adalah cara
menikmati hidup. Kelas atas lebih menyukai music pop, jazz, rock dan lain
sebagainya yang berbau lagu barat. Sedangkan kelas bawah lebih menyukai musik
dangdut, campursari dan lain sebagainya yang masih mempertahankan kebudayaan
nusantara. Karena adanya perbedaan pandangan terhadap masyarakat tersebut
sehingga terjadilah kelas – kelas sosial seperti yang di maksud di atas.
Dangdut
merupakan salah satu hiburan rakyat. Sebagai salah satu hiburan rakyat,
penikmat dangdut tersegmentasi dalam masyarakat luas dari kalangan menengah ke
bawah dari berbagai usia. Sebenarnya musik dangdut merupakan bentuk seni
hiburan dan pertunjukan yang muncul sebagai bentuk percampuran berbagai
kesenian di Indonesia. musisi yang dikenal sebagai “Raja Dangut” Rhoma Irama
yang mengenalkan jenis musik dangdut ini. Bahkan perkembangan musik dangdut
dari waktu-kewaktu menjadikan hiburan ini semakin memasyarakat. Dalam setiap
kegiatan yang melibatkan banyak orang, hiburan dangdut mnejadi suguhan utama,
dari acara pernikahan, perayaan ulang tahun kemerdekaan sampai ulang tahun
perusahaan atau institusi dan ulang tahun seseorang sampai kampanye partai
politik, hiburan dangdut selalu menjadi sajian utama. Dangdut memang disepakati
banyak kalangan sebagai musik yang membawa aspirasi kalangan masyarakat kelas
bawah dengan segala kesederhanaan dan kelugasannya. Ciri khas ini tercermin
dari lirik serta bangunan lagunya. Gaya pentas yang sensasional tidak terlepas
dari nafas ini. Panggung kampanye partai politik juga tidak ketinggalan
memanfaatkan kepopuleran dangdut untuk menarik massa. Isu dangdut sebagai alat
politik juga menyeruak ketika Basofi Sudirman, pada saat itu sebagai
fungsionaris Golkar, menyanyi lagu dangdut. Walaupun dangdut diasosiasikan
dengan masyarakat bawah yang miskin, bukan berarti dangdut hanya digemari kelas
bawah. Di setiap acara hiburan, dangdut dapat dipastikan turut serta meramaikan
situasi. Panggung dangdut dapat dengan mudah dijumpai di berbagai tempat.
Tempat hiburan dan diskotek yang khusus memutar lagu-lagu dangdut banyak
dijumpai di kota-kota besar. Stasiun radio siaran yang menyatakan dirinya
sebagai "radio dangdut" juga mudah ditemui di berbagai kota. Musik
dangdut telah dikenal luas sebagai musik rakyat khususnya dengan tingkat
ekonomi menengah kebawah. Hampir semua rakyat kelas pekerja sangatlah mencintai
musik dangdut. Banyak sekali musisi-musisi dangdut yang berhasil sukses dan
terkenal berkat bakat di bidang musik dangdut. Namun, hanya sedikit masyarakat
yang mengetahui asal-muasal dari musik dangdut itu sendiri.Awal mulanya, musik
dangdut berasal dari musik melayu yang berkembang pada sekitar tahun 1940-an.
Seperti
yang sudah dikatakan diatas, banyak sekali musisi dangdut yang menjadi legenda
musik tanah air. Dari semua nama, tampaknya Haji Rhoma Irama adalah yang paling
tenar dan paling digandrungi oleh para pencinta musik dangdut. Lagu Rhoma Irama
yang diiringi oleh Soneta Group selalu saja mendapatkan tempat khusus dihati
para penggemar. Lagu-lagu seperti Darah Muda dan juga Begadang selalu saja
didendangkan oleh masyarakat hingga saat ini. Meskipun Rhoma Irama hampir tidak
bergoyang saat bernyanyi (Rhoma Irama dan Soneta Group selalu hanya bergoyang
ke kiri dan ke kanan), tetap saja dia bisa membuat ribuan penonton konsernya
berjoget terus.

0 komentar:
Post a Comment