Oleh:Dwi
Anggita Sari
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura
Apa sih generasi muda itu? Generasi muda adalah kelompok usia muda yang diwarisi cita-cita dan
dibebani hak dan kewajiban, sejak dini telah diwarnai oleh kegiatan-kegiatan
kemasyarakatan dan kegiatan politik. Generasi muda erat hubungannya dengan arti
generasi muda sebagai generasi penerus. Generasi
Muda merupakan orang-orang muda yang siap memikul tanggung jawab sebagai
penerima mandat dari generasi tua dan meneruskan perjuangan hidup sesuai
idiologi yang dianut. Tetapi apa yang terjadi kepada generasi muda indonesia
pada saat ini? Banyak sekali generasi muda saat ini yang sudah terlena dengan
keindahan dunia, sehingga melupakan jati dirinya sebagai generasi penerus
bangsa indonesia, yang mana pemuda saat ini banyak yang
suka hura-hura, pergaulan bebas semakin merajalela, sex diluar nikah, penyalahgunaan
obat narkotika tak dapat dihindari, serta banyak generasi muda yang
mabuk-mabukan (minum minuman keras).
Selain itu banyak juga generasi muda yang sangat mudah
terpengaruh dengan westernisasi. Westernisasi adalah prilaku yang meniru gaya
hidup orang-orang barat. Arus westernisasi begitu cepat merasuk ke dalam
masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh westernisasi terhadap anak muda
juga begitu kuat, pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda
kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan
dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda
sekarang. Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan
seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian
yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak
kelihatan. Padahal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan
kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna.
Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi
identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan
mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi
tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet
sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya
tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan
mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang
menggunakan tidak semestinya. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan
wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada
karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphonenya. Dilihat dari
sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan
cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi
menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka.
Contoh nyata seperti adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan
kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya
genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan
anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan
berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa
peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan
bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Didasari atau tidak, pemuda sejatinya
memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam akselerasi pembangunan, termasuk
pula dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda merupakan aktor
dalam pembangunan. Baik buruknya suatu Negara dilihat dari kualitas pemudanya,
karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan Negara. Generasi
muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya,
memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu
memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global. Pemuda juga
perlu memperhatikan bahwa mereka mempunyai fungsi sebagai Agent of change,
moral force and sosial kontrol sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi
masyarakat.
Pemuda berperan aktif sebagai kekuatan
moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan
nasional. Peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral diwujudkan dengan
menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi
kehidupan kepemudaan, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan
mental-spiritual, dan meningkatkan kesadaran hukum. Sebagai kontrol sosial
diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas
tanggung jawab, hak, dan kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap
kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum, meningkatkan partisipasi dalam
perumusan kebijakan publik, menjamin transparansi dan akuntabilitas publik, dan
memberikan kemudahan akses informasi.
Sebagai agen perubahan diwujudkan dengan
mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi, sumberdaya ekonomi,
kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni,
dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan,
serta kepemimpinan dan kepeloporan pemuda.Masa depan bangsa Indonesia
sangatlah ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. Kaum muda Indonesia
adalah masa depan bangsa ini. Karena itu, setiap pemuda Indonesia, baik yang
masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan
pendidikannya merupakan factor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh
bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan
kedaulatan bangsa. Selain itu pemuda indonesia juga harus menjunjung tinggi
negara indonesia dan membawa nama baik negara indonesia di mata dunia.

0 komentar:
Post a Comment