Tuding Proyek Untuk Habiskan Anggaran

ARIF TIRTANA AP/SM
MACET: Kondisi jalan Wahed Hasyim setelah dibangun Median Jalan

KOTA-Proyek pembangunan  pembatas jalan (Median Jalan) di sepanjang Jl.Wahed Hasyim yang dikerjakan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo)  Sampang dituding asal-asalan. Pasalnya, lebar jalan yang dibangun hanya berkisar 4 meter.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Lingkar Rakyat Sampang (LIRAS) Alan Kaisan. Menurutnya proyek pembangunan pembatas jalan yang dilakukan oleh Dishubkominfo Sampang dinilai asal-asalan. Sebab, tanpa disertai dengan kajian terlebih dahulu. Sehingga, tidak ada dampak yang signifikan dari proyek ini.
”Saya menyayangkan adanya pembangunan pembatas jalan ini. Karena dengan adanya pembatas jalan tersebut angka kemacetan dan kecelakan akan semakin tinggi. Apalagi ruas jalan lebarnya hanya 4 meter. Sedangkan, di sepanjang jalan banyak terdapat pertokoan yang menjual material. Jika, mobil truk Fuso bongkar muat. Maka, akan semakin menimbulkan kemacetan,” paparnya.
Lanjut Alan, seharusnya Dishubkominfo Sampang melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Sampang untuk  melakukan kajian sebelumnya.
”Kemungkinan proyek ini hanya sebagai peralihan program untuk menghabiskan anggaran saja,” tudingnya.
Sementara, Kabid Perhubungan Darat Dishubkominfo Sampang Fadeli saat di konfirmasi Suara Madura melalui Prama Kasi Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan, sekaligus merangkap sebagai PPTK mengatakan pekerjaan median jalan ini sudah sesuai dengan perencanaan.
”Sudah sesuai dengan Asean Strategic Transport Plan (ASTP). Bahkan, kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU),” akuinya.
Prama menambahkan, kalau lebar jalan itu dikatakan sempit. Kami sudah kaji dahulu dan sudah memenuhi syarat. Karena ini merupakan rekayasa lalu lintas (Lalin) untuk memisahkan jalur yang berbeda.
”Sering terjadi Crossing pada jalan tersebut sebelum di beri median jalan. Hingga, menyebabkan kecelakan. Pengadaan median jalan ini sudah direncanakan sejak tahun 2014,” paparnya.
Terpisah, Kaur Bin Ops (KBO) Polsek Sampang M Muhni, mengku sudah ada koordinasi dari pihak Dishubkominfo Sampang.
”Melalui Prama, Dishubkominfo Sampang berkoordinasi dengan kami. Bahkan, saya sendiri yang membantu pihak Dishubkominfo menentukan penempatan median jalan tersebut,” akuinya.
Ditambahkan Muhni, lokasi tersebut layak di berikan median jalan. Kegiatan bongkar muat truk pengangkut barang material tidak dilakukan setiap hari. (rif/aan)



0 komentar:

Post a Comment

 
Suara Madura © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top